Nunggak 4 Bulan, Aliran Listrik Akses Suramadu Diputus

Bookmark and Share
Jembatan

Berita - detik.com - Surabaya - PLN sudah tak sanggup lagi menahan rasa sabar tunggakan listrik yang dilakukan pengelola Jembatan Suramadu. Setelah menunggak 4 bulan dengan total tunggakan Rp 108,6 juta, aliran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menerangi akses jalan ke Jembatan Suramadu diputus.

Pemutusan dilakukan sepanjang jalan 5 km mulai dari Jalan Kedung Cowek hingga masuk gerbang jembatan. Pemadaman mulai terjadi sejak semalam, Jumat (18/2/2011).

"Kami sebenarnya tidak ingin memutus aliran listrik, tepi ini sudah nunggak 4 bulan," kata Manajer Komunikasi, Hukum dan adminstrasi PT PLN Distribusi Jatim, Noerdajanto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (19/2/2011).

Bila ditanya mengapa baru diputus setelah menunggak 4 bulan, Noerdajanto mengaku itu dilakukan dengan melihat kebutuhan warga. Jika diputus sejak awal, maka warga yang akan terkena dampaknya, akses jalan sepanjang 5 km itu pasti akan gelap gulita. Penundaan pemutusan ini adalah sebagai bentuk toleransi kepada pengelola. Tetapi toleransi itu terus disalahgunakan oleh pihak pengelola.

"Setiap pembayaran, pihak pengelola juga selalu terlambat membayar. Pembayaran
dilakukan 2 atau 3 bulan sekali," tambah Noerdajanto.

Pemutusan aliran listrik berdaya 184 Kilo volt Ampere (KVA) ini, kata dia, merupakan sebuah shock therapy agar kewajiban melaksanakan pembayaran segera dilakukan. Noerdajanto berharap agar pihak pengelola segera membayar tunggakan demi warga.

Dan bila sudah membayar, PLN berjanji akan langsung menyambung kembali aliran listrik, tentu saja dengan pengenaan denda sebelumnya. Apakah nantinya jika sudah tersambung, PLN tidak akan memberi toleransi pembayaran lagi ? "Kita lihat saja nanti," tandas Noerdajanto.

Sementara Agus Purnomo selaku Kepala jasa Marga Surabaya-Gempol dan Suramadu mengatakan pemadaman aliran listrik di jalan akses Suramadu merupakan urusan Balai Besar Pelaksanaa Jalan Nasional V. Jasa Marga, menurut Agus,hanya sebatas mengurusi operasional jalan tol dan jalan di Jembatan Suramadu. Namun, ponsel AG Ismail selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V tidak aktif saat dihubungi. -Berita-

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

***Apa pendapat anda dengan adanya berita ini. Tuliskan komentar anda di sini.
***Komentar anda akan kami pantau, apabila ada kata-kata yang mengandung SARA atau apapun yang kira-kira tidak baik akan kami hapus.